Langsung ke konten utama

Passenger's Shots #1

Yep, dibawah ini merupakan foto - foto hasil spotting selama setahun, walaupun, yahh... walau masih berbekal kamera smartphone, tapi yang penting foto-fotonya dulu, haha...All photos were originally taken by me :D

Sebuah ATR 72-500 PK-WFY milik Wings Air yang sedang melakukan pushback di Bandara Adisucipto Yogyakarta dan akan segera melakukan penerbangannya menuju Surabaya.

Sebuah Boeing 737-301 PK-YVK Milik Batavia Air yang lagi nganggur di Terminal 1 Bandara Int'l Soetta, lagi enggak nunggu apa apa.

Lineup beberapa maskapai yang terparkir di Terminal 1 Bandara Int'l Sepinggan, Balikpapan. Terurut dari kiri ke kanan: Airbus A320 Milik Citilink, Boeing 737-800NG Milik Garuda, Boeing 737-500W Milik Sriwijaya, dan satu Boeing 737-500W lagi milik Sriwijaya.


 Sebuah Boeing 737-2B7(A) PK-TXK Milik Express Air yang sampai dari daerah Indonesia Timur, terparkir dan menunggu untuk diisi bahan bakar, bagasi dan penumpang.

 Sebuah Canadair CL-600-2E25 Regional Jet CRJ-1000 PK-GRC milik Garuda Indonesia yang baru saja sampai dari Balikpapan setelah menempuh perjalanan selama 1 Jam 30 menit dari sana. Hmm...cantik juga nih pesawat.

 Lineup maskapai Lion Air yang terparkir di Terminal 1A Bandara Int'l Soetta, dari kiri: Sebuah Boeing 737-900ER, Sebuah Boeing 737-800NG dan satu buah Boeing 737-900ER lagi. Diambil saat perjalanan pulang menuju Yogyakarta.

 Pemandangan malam kota Surabaya difoto dari Pesawat ATR 72-600 milik Wings Air pada malam PTTA 68. Hmm...view yang spektakuler, sayangnya aku gak bisa ikut eventnya.

Bandara Int'l Adisucipto pas jam sibuk, lineup berbagai maskapai terparkir disana: dari kiri ke kanan: Sebuah 737-400 milik Sriwijaya Air, 737-800NG milik Garuda Indonesia, CL-600-2E25 Regional Jet CRJ-1000 Milik Garuda Indonesia dan 737-900ER milik Lion Air.

3 Terminal dalam satu foto! Urut dari kiri: Terminal 3, Terminal 1 dan Terminal 2 dengan beberapa pesawat maskapai penguasa terminal terparkir di sana, kecuali sebuah Boeing 747-400F Milik Singapore Airlines terparkir di bagian Kargo Terminal 1 Bandara Int'l Soetta.

 Sebuah Boeing 737-300 milik maskapai berpelat merah, Merpati Nusantara Airlines yang terparkir di Main Hub-nya, Bandara Int'l Juanda, bersiap-siap untuk melayani penerbangan berikutnya. 

 Sebuah ATR-72 600 PK-WGG milik Wings Air yang baru saja sampai untuk mengantarkan aku ke Bandara Int'l Juanda, unloading bagasi dan bersiap-siap untuk penerbangan berikutnya.

 Rush-hour! Macet parah bung! :D, aku yang menaiki sebuah Airbus A320 milik Tiger Mandala. Lineup beberapa pesawat maskapai Garuda Indonesia serta Lion Air yang antre menunggu untuk terbang. Walaupun boardingnya tepat waktu, tapi waktu take-off  nya telat banget!

Dan terakhir, sebuah Airbus A330-243 PK-GPI milik Garuda Indonesia yang bersiap-siap untuk take-off, pergi meninggalkan Bandara Int'l Soetta, menuju...mungkin ke luar negeri. Diambil dari Airbus A320 milik maskapai Tiger Mandala.

Kok fotonya cuma dikit? Maklum, keseharian aku di Sekolah dan aku gak mungkin ke Bandara setelah pulsek buat spotting pesawat, masih ada tugas sekolah yang lain e dab!
Cukup sekian dulu deh foto-fotonya...Makasih udah visit :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Opini: "Amsterdam" oleh Coldplay

Halo! :D Post kelima mimin nih! :D Jadi kali ini mimin akan mengulas sedikit tentang Lagu besutan Coldplay (lagi) berjudul Amsterdam. Lagu ini baru aja kudenger (padahal lagu ini keluaran tahun 2002) pas bulan Juli 2013, saat awal - awal bulan puasa. Dan setelah berkali - kali kudenger ternyata lagu ini memiliki makna yang cukup mendalam dan membawa kesan yang galau dan sedih bagi pendengarnya. Judul lagunya ini kagak ada hubungannya sama sekali dengan lirik dari lagu ini. Hanya saja Chris Martin menulis lagu ini ketika berada di kota Amsterdam Yap, memang sedih, soalnya lagu ini menceritakan seorang yang kehilangan rasa kesenangannya dan menderita sesuatu yang mempengaruhi keteguhan mentalnya (entah depresi atau putus asa) serta penyesalan yang mendalam. Awalnya dia tetap sabar untuk menunggu bahwa dia akan mendapatkan sesuatu yang dia inginkan, dia untuk meyakini bahwa itu akan menjadi kenyataan. Setelah lama menunggu, akhirnya hal itu tidak pernah datang, dan dia dirundu...

Mengenal Paragon Sejak Dulu Hingga Kini

Sebagai seorang laki - laki, saya sama sekali tidak mengikuti perkembangan dunia kecantikan. Tetapi, jika saya diminta untuk menyebut 1 merk kosmetik Indonesia, hal pertama yang ada di pikiran saya adalah "Wardah". Seperti banyak orang pada umumnya, saya mengenal nama "Wardah" lebih dahulu daripada "Paragon". Tetapi, bukan berarti saya baru mengenal Paragon ketika saya mendekati lulus dan baru mencari pekerjaan. Berikut adalah perjalanan saya mengenal Paragon Technology and Innovation. Exposure  pertama saya terhadap Paragon (saat itu sebagai Pusaka Tradisi Ibu) adalah melalui brand Wardah. Saya ingat kala itu di tahun 2009, orang tua saya selesai menunaikan ibadah haji, Ibu saya membawa pulang beberapa produk Wardah, salah satu yang paling saya ingat adalah Lip Balm . Lip Balm itu akhirnya selalu saya pakai karena bibir saya selalu kering dan tidak lembab, dan jika Lip Balm itu habis, Lip Balm tersebut di beli lagi. Lalu di 2011, kami sekeluarga menjal...

Refleksi Diri: Berhati-hatilah dengan apa yang kamu inginkan

Di awal bulan November 2020, disaat saya memasuki umur yang ke dua puluh dua, saya pernah berkata pada diri saya sendiri:  Seseorang pernah berkata bahwa, ketika kamu sudah merasa nyaman di jalanmu, maka Tuhan akan memindahkanmu ke jalan yang lain. Maka, ketika hal itu terjadi, Tuhan, berikanlah hambaMu ini kekuatan dan kemudahan untuk melaluinya. Tidak sampai sebulan kemudian, apa yang saya katakan itu benar-benar terjadi. Akhirnya, Tuhan benar-benar menempatkanku di jalan yang baru, jalan yang tidak saya sangka akan terjadi. Salah satu orang yang sangat saya percayai dan cintai, berbalik meninggalkan saya tanpa peringatan. Me, in Week 45 2020:  " Finally, 2021 is only 7 weeks away. 2020 won't absolutely get any worse, right? ". Later, Week 49 2020:  " Hold my tea and biscuits! " Kala itu, saya benar-benar tidak tahu apa yang saya harus lakukan. Segala cara dan upaya untuk melakukan negosiasi telah berjalan sia-sia. Dalam beberapa bulan pertama, sebagai orang y...